Belajar C++ Untuk Pemula

0

Buat project baru yaitu dengan cara klik  file→new, maka akan muncul gambar sebagai berikut  kita pilih win32console application dengan diberi nama projectnya yaitu Pelajaran1 lalu tekan OK

Setelah muncul, jendela berikutnya,selanjutnya kita akan membuat file baru dengan cara mengexpand pada projek PELAJARAN1 yang telah dibuat tadi, lalu pilih SOURCE FILE dan pilih new pada tool File  lalu pilih C/C++ SOURCE FILE lalu beri nama latihan1

cplus1

Setelah jendela source file c++ muncul maka langkah selanjutnya adalah menuliskan program sebagai berikut :

#include
using namespace std;
int main()
{
                    cout<<“halllo”<
          return 0;
}
penejelasannya:
#include
using namespace std;
 
merupakan kepala/head program
int main()
adalah awal penulisan kode/sintaks program dengan nama lain fungsi dengan nama main()
{ dan ini merupakan awal penulisan program atau season start
dan end ditandai dengan }

cout<<“halloo”<

sintaks diatas merupakan terdiri dari COUT c out keluaran output karena yang kita keularkan adalah string atu huruf maka kita gunakan ” ” untuk menuliskan kata,sedangkan jika berupa keluaran maka tidak menggunakan ” ” tapi langsung menulis variabel yang digunakan.
Setelah selesai menulis program diatas maka tekan tanda seru pada tool yang ada diatas atau tekan CTRL+F5 hasilnya sebagai berikut
output1

Contoh Program C++

0

 

//Contoh 1 penjumlahan a dan b adalah nilai untuk c
#include
main()
{
int a,b,c;
a = 25;
b = 20;
c = a+b;
printf(“%d”,c);
}

//Contoh 2 menampilkan inputan nama
#include
main()
{
char nama[20];
printf(“Masukan Nama anda : “);scanf(“%s”,nama);
printf(“\nJadi Nama Anda :%s”, nama);
}

//Contoh 3 perhitungan luas
#include
#define pi 3.14
void main()
{
float luas;
float jejari=5;
luas = 4*jejari*jejari;
printf(“\nLuas adalah : %5.2f\n”,luas);
}

//Contoh 4
#include
void main() /*program untuk menghitung luas persegipanjang */
{
float P;
int Luas,L;
printf(“Isikan nilai panjang (p) = “);scanf(“%f”,&P);
printf(“Isikan nilai lebar (l) = “);scanf(“%d”,&L);
Luas = P*L;
printf(“Luas persegi panjang (L) = %-6d\n”,Luas);
}

//Contoh 5
#include
#include //untuk mengaktifkan clrscr() dan getch()
void main()
{int P;
float Luas,L,A;
clrscr();
printf(“Isikan data P = “);scanf(“%d”,&P);
printf(“Isikan data L = “);scanf(“%f”,&L);
A = 0.5;
Luas = A*P*L;
printf(“Luas Segitiga = %6.2f\n”,Luas);
getch();
}

Konstanta Dalam C++

0

c++

Adalah nilai numeris/karakter yang tetap atau tidak berubah. Dalam C++ ada 4 kelas konstanta, yaitu:
1. Konstanta integer, berupa integer biasa, integer panjang (long int) dan integer tak bertanda (unsigned integer). Nilainya dapat berupa desimal, oktal atau hexadesimal.
2. Konstanta floating point, dapat mengandung nilai pecahan, yang biasa ditulis dalam bentuk pecahan biasa maupun bentuk eksponensial dan selalu dinyatakan dalam double, kecuali jika diakhiri dengan F atau f (menyatakan konstanta float).
3. Konstanta string, merupakan deretan karakter yang diawali dan diakhiri dengan tanda petik ganda (“…“). Juga dapat mengandung karakter yang menggunakan tanda \ yang disebut karakter escape (escape sequence).
4. Konstanta karakter, selalu diawali dan diakhiri dengan tanda petik tunggal (‘…’). Beberapa konstanta karakter dapat diawali dengan tanda \ (penempatannya setelah tanda petik tunggal).

Tabel rangkaian karakter escape

Sequence Karakter Deskripsi
\a Bel Alert (bunyi bell)
\b BS Backspace (mundur 1 karakter)
\f FF Form feed (berganti halaman)
\n LF New line (berganti baris baru)
\r CR Carriage return (kembali ke kolom 1)
\t HT Horizontal Tab (tabulasi horizontal)
\v VT Vertical Tab (tabulasi vertikal)
\\ \ Backslash
\’ ‘ Petik tunggal
\” “ Petik ganda
\? ? Tanda tanya
\DDD Apapun DDD adalah digit nilai oktal
\xHHH Apapun HHH adalah digit nilai heksadesimal
Null Karakter ASCII = 0

Adalah suatu nilai yang dapat dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel dan operator. Konstanta menyatakan nilai yang tetap, sedangkan variabel menyatakan nilai yag dapat berubah-ubah selama eksekusi berlangsung.

Tipe data simple merupakan tipe data bawaan dari C++, tipe data ini terdiri dari beberapa tipe data yaitu:

o Tipe data integral merupakan tipe data yang terdiri dari bilangan dengan range yang berbeda-beda.
Tipe Data Integral Bytes Range Panjang Range

Char 1 -128 – 127 0 – 255 Short 2 -32.768 – 32.767 0 – 65.535 Int 2 -32.768 – 32.767 0 – 65.535

o Floating merupakan tipe data untuk bilangan desimal. Untuk semua Turbo C++, type floating-point yang menggunakan format-format IEEE floating-point digunakan oleh intel 8087. Type float menggunakan real format 32-bit IEEE. Type double menggunakan real format 64-bit IEEE. Type long double menggunakan extended real format 80-bit IEEE.
Tipe Data Integral Bytes Range
Float 4 3.4E-38 – 3.4E+38 (7 digit)
Double 4 1.7E-308 – 1.7E+308 (15 digit)
Long Double 8 1.7E-308 – 1.7E+308 (15 digit)

Address merupakan tipe data yang digunakan untuk menunjuk suatu alamat memori. Sedangkan tipe data structured merupakan tipe data bentukan.

 

Perintah Dasar C++

0

c++

* cout <<
Merupakan perintah yang biasa dipakai untuk menampilkan suatu keluaran pada layar
Contoh:

cout << “Lab. Pemrograman Komputer”;

* cout <>
Merupakan perintah yang berguna untuk memasukan data, yang selanjutnya didefinisikan sebagai data variabel.
example:

int age;
cin >> age;

Belajar C++

0

hh

Pendahuluan

Bahasa pemrograman C++ didasarkan atas bahasa C sehingga compiler C++ dapat digunakan untuk melakukan kompilasi program-program yang ditulis dengan bahasa C. Keistimewaan dari bahasa C++ adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman berarah objek atau yang sering dikenal dengan istilah Object Oriented Programming (OOP).

Struktur program C++

Bahasa C++ secara umum memiliki struktur program seperti berikut:
Daftar header file
Deklarasi variabel global dan fungsi-fungsi tambahan
Kepala fungsi utama/main
Definisi fungsi utama/main
Definisi fungsi-fungsi tambahan (subroutine)
Subroutine dapat dituliskan setelah fungsi main atau di dalam file pustaka (library). Namun bila diletakan pada library, maka file library harus disertakan dengan menggunakan prepocessor directive #include yang diletakan pada daftar header file.
Contoh:

/* contoh program turbo C++ */  komentar
#include  preprosesor/header file
main(){  fungsi utama
cout << “teknik ElektroUII”;  definisi fungsi utama
return 0;
}

Aturan umum penulisan bahasa C++

1. Bahasa C++ membedakan penulisan huruf besar dan kecil.
2. Untuk memberi komentar pada suatu statement (keadaan), dapat menggunakan /* di awal dan */ di akhir atau // dalam satu baris.
3. Awal dan akhir subroutine atau fungsi harus diapit kurung kurawal.
4. Setiap statement harus diakhiri tanda titik koma.
5. Setiap variabel yang digunakan wajib dideklarasikan terlebih dahulu.

Fungsi main

Merupakan fungsi yang menjadi inti dari program dan merupakan awal dan akhir eksekusi. Fungsi ini harus ada dalam setiap program. Tanda kurawal buka { merupakan tanda awal fungsi main dan tanda kurawal tutup } merupaka tanda berakhirnya fungsi main.

Prepocessor directive
Preprocessor directive merupakan suatu pernyataan yang akan diikiutsertakan dalam program, dimana pernyataan tersebut akan di-compile sebelum proses compilasi yang sebenarnya dilakukan.

Filter data Mysql

0

sql

Seperti yang sudah kita pelajari sebelumnya, select MySQL memiliki beberapa pilihan, yang selanjutnya akan kita sebut parameter. Kita juga sudah melihat cara memilih semua kolom atau hanya beberapa kolom tertentu untuk ditampilkan.

Namun demikian, sampai tutorial select MySQL sebelumnya, kita baru bisa menampilkan seluruh data.

Nah, pertanyaannya, bagaimana cara kita memfilter atau memilih data tertentu saja yang ingin kita tampilkan. Misalnya kita memiliki tabel data_temanku seperti ini:

Nama Alamat
Lutfiesyah Jl. Bunga no 12
Cungkrink Jl. Candi I no 13
Bambang Sumantri Jl. Bunga I no 14

Jika kita hanya menggunakan select saja, maka memang kita bisa menampilkan semua kolom atau kolom nama saja, namun kita hanya bisa menampilkan semua record.

Misalnya untuk menampilkan semua record untuk semua kolom, kita menggunakan perintah berikut ini:

SELECT * FROM data_temanku;

Mengambil Data dari MySQL

0

hiu

Select MySQL adalah perintah utama MySQL yang paling sering akan kita gunakan, jadi pelajari baik-baik ya.

Ok. Kita sudah membuat tabel MySQL nya… so what?

Untuk bisa mendayagunakan database MySQL, kamu kudu belajar cara mengambi dan menyimpan data ke MySQL. Kita akan belajar cara mengambil data dari MySQL dulu ya.

Nah, Untuk mengambil data dari server database MySQL, kamu harus menggunakan perintah SELECT MySQL.

Bentuk umum dari perintah SELECT MySQL ini adalah seperti di bawah ini:

SELECT column_name1,column_name2...
FROM tables
[WHERE conditions]
[GROUP BY group
[HAVING group_conditions]
[ORDER BY sort_columns]
[LIMIT limits];

Perintah SELECT MySQL tersebut memiliki banyak pilihan yang bisa kamu gunakan untuk mengatur pemilihan data agar sesuai dengan kebutuhan kamu. Urutan pilihan-pilihan tersebut (FROM, WHERE, GROUP BY, HAVING, ORDER BY dan LIMIT) harus sesuai dengan bentuk umum di atas.

Untuk memilih semua kolom dalam tabel, kamu bisa menggunakan notasi (*) yang jauh lebih singkat dibandingkan kami harus menuliskan semua nama field yang ingin kamu tampilkan. Sebagai contoh, saat kamu inginmelihat semua data pada semua kolom dalam tabel karyawan, kamu tinggal menggunakan query di bahwah ini.

SELECT * FROM karyawan;

Simpel kan?

Kita lanjutin nanti ya. Oh ya…kalau pengen belajar perintah MySQL, bagusnya langsung praktek.

Database Mysql

0

gf

Database MySQL adalah hal pertama yang harus kamu buat untuk bisa praktek MySQL. Setelah kamu belajar tentang cara penulisan query MySQL dalam tutorial sebelumnya, kita akan coba saja langsung masuk ke prakteknya langsung. Melihat beberapa komentar yang ada, nampaknya prothelonians pengennya langsung bisa praktek. Konsukuensinya, teori dasarnya seperti operator, jenis data dll, kita skip ajah, dan nanti akan kita singgung sebagian di tengah-tengah tutorial. Ok, siap, kita langsung membuat database MySQL.

Sebuah database sebenarnya tidak lebih dari sebuah wadah yang kosong. Kamu bisa bayangin database MySQL tuh kayak gudang kosong gitulah. Database MySQL tidak memiliki fungsi apapun, selain mamiliki nama. Tabel adalah tahap berikutnya dalam struktur database MySQL yang memiliki berbagai kagunaan dan fungsi. Kalau kita kembali ke contoh gudang kita tadi, sebuah tabel MySQL bisa kamu analogikan dengan lemari penyimpan dalam gudang tadi. Barang-barang yang kamu simpan di gudang tadi dapat dipindah ke lemari lain, dikeluarkan, pengaturan ulang atau manipulasi lainnya tergantung situasi. Tabel MySQL juga dapat dimanipulasi sesuai kebutuhan kita. Kita bisa pidahkan data dari tabel, menghapus data, menampilkannya sesuai urutan yang kita inginkan, dan masih banyak fungsi lainnya. Nah setelah memahami penjelasan ini, kamu seharusnya sudah siap untuk memulai langkah kamu dalam praktek MySQL, yaitu membuat database MySQL.

By the way, sebelum mulai praktek, pasti kamu bertanya-tanya kan. Lha prakteknya pakai apa? Nah, untuk prakteknya, kamu harus install dulu MySQL server di PC kamu. Dalam tutorial di sini, saya asumsikan kamu make WINDOWS XP dan XAMPP sebagai MySQL servernya. Kamu bisa donlot XAMPP di web sitenya secara gratis. Coba cek di sini untuk mendapatkan e-book cara melakukan instalasi XAMPP tersebut dan mempelajari MySQL dengan metode langsung praktek.

Alternatif lainnya, kamu juga bisa coba situs kursus online ini sehingga ndak usah repot install MySQL server sendiri dan bisa langsung praktek di browser kamu.

Membuat Database MySQL

Sebelum melakukan perintah apapun, kamu harus login dulu ke MySQL command prompt kamu. (Ingat, saya sumsikan kamu menggunakan XAMPP yah. Kamu harus melakukan langkah-langkah berikut untuk bisa masuk ke MySQL prompt:
1.        Buka command prompt (klik Start, Accessories, DOS Prompt).
2.        Ketikkan CD Program*
3.        Ketikkan CD XAMPP/MySQL/bin
4.        Ketikkan mysql –u root
Kamu akan menghadapi sebuah layer dengan prompt mysql>. Prompt inilah yang akan menjadi tempat kamu melakukan praktek. Ready? It set, go…..

Hampir lupa, untuk keluar dari prompt, kamu bisa ketikkan exit diikuti Enter. Nah sekarang kita bisa mulai.
Tolong diingat bahwa sebelum dapat melakukan apapun di MySQL, kita harus membangun gudang kita atau dalam kasus MySQL membuat database MySQL yang bernama bisnis. Perintah CREATE akan kita gunakan untuk melakukan hal tersebut. Perintah ini sangat pendek dan kamu pasti akan langsung mengingatnya.

Kode MySQL:

CREATE DATABASE bisnis;
Tekan Enter, dan database MySQL pertama kamu sudah jadi.

Mysql ?

0

kkj

Mysql ? makanan apa tuh ? haha

Mysql atau SQL (dibaca “ess-que-el”) merupakan kependekan dari Structured Query Language. SQL digunakan untuk berkomunikasi dengan sebuah Database. Sesuai dengan ANSI,SQL merupakan bahasa standar untuk sistem menajemen database relasional. Statemen SQL digunakan untuk melakukan tugas-tugas seperti melakukan update terhadap database, atau mengambil data dari sebuah database. Beberapa database relasional yang menggunakan SQL dan cukup ngetop adalah: MySQL, Oracle, Sybase, Microsoft SQL Server, Access, Ingres, etc. Meskipun sebagian besar sistem database menggunakan SQL, namun sebagian besar dari mereka juga memiliki ekstensi khusus yang hanya bisa digunakan di sistem masing-masing. Namun demikian, perintah standar SQL seperti “Select”, “Insert”, “Update”, “Delete”, “Create”, dan “Drop” dapat digunakan untuk melakukan hampir semua hal yang perlu dilakukan terhadap sebuah database. Tutorial MySQL ini akan mengenalkan kamu pada penggunaan dasar dari perintah tersebut. Kamu bisa praktek dengan menginstal MySQL atau database lain di komputer kamu.

Ok, dalam tutorial MySQL berikutnya kita akan mencoba mengenal istilah yang sangat penting dalam SQL yaitu Pengenalan Query MySQL.

Database Mysql

0

dds

Database, apa itu?
Sebuah database adalah sebuah struktur yang umumnya dikategorikan dalam 2 hal: Sebuah database flat dan sebuah database relasional. Database relasional lebih disukai karena lebih masuk akal dibandingkan database flat. Nah, MySQL adalah sebuah database relasional.
Pada database yang memiliki struktur relasional. Ada tabel-tabel yang menyimpan data. Setiap tabel terdiri dari kolom dan baris. Sebuah kolom mendefinisikan jenis informasi apa yang akan disimpan. Kamu memerlukan kolom khusus untuk setiap jenis informasi yang ingin kamu simpan (misalnya umur, tinggi, berat, alamat)
Kalau kolom mendefinisikan jenis informasi apa yang akan disimpan, maka sebuah baris adalah data aktual yang disimpan. Setiap baris dari tabel adalah masukan dari tabel tersebut dan berisi nilai-nilai untuk setiap kolom tabel tersebut. (contoh masukannya adalah Bambang: umur 40 tahun, 65 kg dan 160cm). Jika pembahasan database ini membingungkan buat kamu, jangan putus asa, kita akan membahas dan menunjukkan beberapa contoh tabel dalam tutorial MySQL selanjutnya.

Mengapa menggunakan Database?

Database akan menjadi sangat berguna saat kamu perlu menyimpan informasi yang dikategorikan secara logis. Contoh, katakanlah kamu ingin menyimpan informasi tentang semua karyawan pada sebuah perusahaan. Dengan database, kamu bisa mengelompokkan berbagai hal dalam bisnis menjadi beberapa tabel. Contoh tabelnya bisa saja tabel penjualan, karyawan, piutang, kinerja, dll.